Pati asetat digunakan sebagai pengental, penstabil, pengikat, dan zat pembentuk film. Keunggulan utamanya terletak pada transparansi pasta yang tinggi, koagulasi dan sedimentasi yang lemah, stabilitas beku-cair yang baik, dan kemampuan menahan asam, basa, dan perlakuan panas tertentu, sehingga sangat cocok untuk digunakan pada makanan yang memerlukan penyimpanan jangka panjang atau menjalani siklus beku-cair.
Area aplikasi utama
1. Produk daging cincang: Menambahkan (biasanya dengan dosis 1,5% -2,5%) ke sosis panggang Taiwan, sandwich ham, dan produk lainnya dapat secara signifikan meningkatkan retensi air, tekstur dan rasa, serta mengurangi kehilangan jus selama memasak.
2. Makanan beku cepat: digunakan untuk kue-kue beku cepat seperti pangsit nasi dan pangsit, yang dapat meningkatkan kualitas adonan, membuat permukaan produk lebih halus dan bersih, serta mencegah retak atau kekeruhan selama pembekuan dan pencairan.
3. Makanan kaleng: Pada makanan kaleng dengan nilai pH rendah seperti saus tomat dan sup, pati asetat ikatan silang dapat secara efektif menjaga konsistensi dan stabilitas saus. Bahkan setelah sterilisasi suhu tinggi (seperti 121 ℃), tingkat retensi viskositas masih dapat melebihi 85%.
4. Produk mie: Menambahkannya ke dalam mie instan dapat mempersingkat waktu rehidrasi menjadi 3-5 menit, mengurangi tingkat kerusakan mie, dan meningkatkan kualitas produk.
5. Makanan penutup dan permen: Sebagai penstabil coklat, jeli, dan kue kering, dapat memberikan tekstur dan rasa yang baik.
6. Minuman dan produk susu: Digunakan sebagai penstabil koloid pada minuman yang mengandung partikel padat untuk mencegah pengendapan. Dapat digunakan sebagai bahan pembentuk gel dan penstabil pada produk susu.
7. Aplikasi industri lainnya: Selain makanan, juga dapat digunakan sebagai bahan perekat tekstil untuk menggantikan PVA dan meningkatkan kinerja perekatan; Digunakan dalam industri kimia untuk memproduksi film pati yang dapat dimakan, dll